siap.click – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Kantor Cabang Jakarta Duren Sawit terus memperluas cakupan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja, termasuk dari kalangan pelajar. Kali ini, siswa-siswi SMK YP IPPI Cakung yang akan melaksanakan magang/praktek kerja lapangan (PKL) di berbagai lokasi di wilayah Jabodetabek resmi mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Program ini merupakan bagian dari sektor Bukan Penerima Upah (BPU) yang dirancang khusus untuk melindungi para siswa selama menjalani kegiatan PKL atau magang. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Duren Sawit, Arief Dharmawan, menjelaskan para siswa magang didaftarkan dalam dua program utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“Dengan iuran yang sangat terjangkau, hanya Rp16.800 per bulan, siswa mendapat perlindungan penuh selama kegiatan magang,” jelas Arief. Sebagai bagian dari implementasi program ini, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu peserta secara simbolis kepada perwakilan siswa SMK YP IPPI Cakung.
Rasa Aman
Penyerahan dilakukan oleh Irjal Fuadi selaku petugas pemeriksa cabang dan Artha Nataliya selaku account representative perwakilan kepada Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rini Mustikawati, M.Pd, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang DUDIKA, Ferry Setiawan, ST. Kegiatan berlangsung di aula sekolah dan disambut antusias oleh pihak sekolah serta siswa dan wali siswa.
Selain penyerahan kartu, BPJS Ketenagakerjaan juga menggelar sosialisasi kepada para orang tua dan wali murid mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi siswa selama menjalani PKL. ”Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap tidak hanya pihak sekolah, tetapi juga para orang tua memahami manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk anak-anak mereka,” ujar Arief.
Arief berharap melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan dapat terus mendukung pelaksanaan magang siswa di dunia industri agar berlangsung secara aman dan terlindungi.
Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMK YP IPPI Cakung, Rini Mustikawati, menyambut positif program ini.“Kami merasa senang dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, karena memberikan rasa aman bagi siswa dalam menjalankan tugas PKL. Mengingat masa magang berlangsung cukup lama, yaitu enam bulan atau satu semester, ini sangat membantu baik bagi siswa maupun orang tua,” ujar Rini.

